TASIKMALAYA - Senin pagi yang cerah di Polsek Leuwisari terasa berbeda. Puluhan tawa riang anak-anak Taman Kanak-kanak Pertiwi memenuhi halaman, membawa semangat petualangan baru ke lingkungan yang biasanya identik dengan ketegasan. Kunjungan mereka bukan sekadar bermain, melainkan sebuah misi penting: mengenal lebih dekat sosok polisi dan tugas-tugasnya.
Di tengah suasana penuh antusiasme, Bripka Wahyu Hartono dan Bripka Anang Sulistio mengambil peran sebagai 'guru' dadakan. Dengan bahasa yang mudah dicerna, mereka berbagi cerita ringan tentang bagaimana polisi bekerja, menjaga keamanan, dan menjadi pelindung bagi masyarakat. Tak lupa, ajakan untuk tidak takut pada polisi digaungkan, membuka pintu komunikasi yang lebih akrab.
Ruang pelayanan Polsek Leuwisari yang biasanya ramai oleh urusan kedinasan, kini bertransformasi menjadi panggung interaksi. Anak-anak duduk manis, mata berbinar mendengarkan setiap penjelasan. Pertanyaan-pertanyaan polos terlontar, dijawab dengan sabar oleh para petugas. Mereka mengamati setiap sudut, seolah ingin menyerap semua informasi baru yang didapat hari itu.
"Polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat bagi anak-anak. Dengan kegiatan edukatif seperti ini, kami berharap adik-adik semakin mengenal tugas polisi dan tidak merasa takut ketika membutuhkan bantuan, " ujar Kapolsek Leuwisari IPTU Pramono Adi SB, S.H., M.H., mewakili Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi ini, menjadi bukti nyata bahwa membangun kepercayaan tidak harus rumit. Cukup dengan sentuhan edukasi yang hangat dan interaksi yang tulus, rasa aman dan kedekatan antara anak-anak dengan kepolisian dapat tertanam sejak dini. Pengalaman ini diharapkan akan membekas, mengubah persepsi tentang polisi menjadi sosok yang ramah dan dapat diandalkan.

Updates.