TASIKMALAYA - Suasana jelang senja di Sukaraja, Tasikmalaya, pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 17.00 WIB, terasa begitu hangat. Tradisi ngabuburit yang menjadi momen berharga bagi masyarakat dari berbagai usia, mulai dari anak-anak riang, para pemuda yang bersemangat, hingga lansia yang bijak, dijaga ketat oleh anggota Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sukaraja. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kepedulian mendalam untuk memastikan setiap detik kebersamaan ini berjalan aman dan penuh ketenangan.
Saya melihat langsung bagaimana anggota Polsek Sukaraja dengan sigap menyusuri titik-titik keramaian. Mulai dari lapangan umum yang menjadi pusat tawa anak-anak, jalan utama yang dilalui warga beraktivitas, hingga lokasi pembagian takjil gratis yang menjadi primadona sore itu. Pengamanan yang dilakukan bukan hanya sekadar menjaga, tapi juga menyentuh hati, memastikan setiap warga merasa terlindungi dan nyaman dalam menjalankan ibadah dan kebersamaan.
Lebih dari sekadar pengamanan fisik, para petugas juga tak luput memberikan sentuhan humanis dalam pengaturan lalu lintas. Aliran kendaraan diatur sedemikian rupa agar tetap lancar, mencegah kemacetan yang dapat merusak kekhusyukan momen menjelang berbuka puasa. Koordinasi erat dengan panitia penyelenggara juga menjadi kunci, memastikan setiap detail keamanan telah terperiksa. Rasanya lega melihat kerja sama ini, seperti menyaksikan sebuah orkestra yang harmonis.
Alhasil, kegiatan ngabuburit yang sarat makna ini pun berlangsung dengan khidmat dan kondusif. Momen yang seharusnya penuh kedamaian ini benar-benar dapat dinikmati oleh seluruh warga Sukaraja, tanpa rasa cemas sedikit pun. Ini adalah bukti nyata bagaimana kehadiran aparat keamanan yang peduli dapat menciptakan suasana yang lebih baik bagi masyarakat.

Updates.